Aku tak pernah sesedih ini ketika membuka layar hp. Dulu, ketika melihat
pesan singkatmu di hp ku, aku tersenyum dan seharian bertukar kabar,
malam harinya kita saling mendengar suara lewat ujung telpon. Namun,
ahir-ahir ini, pesan singkatmu adalah hal yang membuatku takut untuk
melirik hp -___-
Aku kehilangan kamu yang dulu :')
Ketika menyadari kamu tlah berubah, setiap hari aku berusaha mengembalikan kamu yang dulu. mengingatmu pada mimpi-mimpi kita yang dulu, memintamu memahami bagaimana kita dulu pernah saling mencintai, membuatmu paham ada seseorang yang tak ingin diam melihatmumu tiba-tiba menjadi berbeda. Telah tinggalkan semua, Sayang, telah ku lepaskan semuanya, demi kamu yang ku piki akan membahagiakanku.
Kuputuskan saatnya bertemu kamu, walau dalam pesan singkat kamu sudah bilang lelah dengan segala sikapku, bosan dengan segala perjuanganku. Tapi, Sayang, aku ingin kamu tahu, aku baru akan berhenti jika kaujelaskan mengapa kau berubah menjadi begini.
Perempuan mana yang tak kecewa melihat orang yang ia cintai tiba-tiba memilih lari dan pergi tanpa penjelasan? Kamu tahu aku perempuan yang diperbesakan untuk meminta semua penjelasan dari apapun yang kualami dan terjadi. Aku tak bisa menerima kepergianmu dan perpisahan kita seperti perempuan yang di gambarkan di banyak media, yang harus sabar menunggu, yang harus diam menanti. Aku berbeda sayang,
dan kuharap kemampuan memahami kerasnya sikapku ini. Apakah aku terlalu egois untuk tahu alasanmu?
Kukira kita saling jatuh cinta, saat percakapan tengah mlam yang dislipkan dengan beberapa kata sayang dan rindu yang terucap dari bibirmu dan bibirku : ya bibir kita. Kukira kita saling jatuh cinta, saat kau bilang kamu berubah menjadi pria lemah lembut ketika berbicara denganku. Kukira kita saling jatuh cinta, ketika kamu ucapkan kata sayang tanpa memberi status dan kejelasan.
Aku sudah meninggalkan semua, datang padamu, entah dengan cara tolol agar kamu kembali. Aku menginginkan kamu yang dulu, kita yang dulu, yang masih baik-baik saja. Apa aku salah jika aku meminta penjelasanmu atas perubahanmu yang sampai saat ini tak bisa ku pahami? Kenapa sampai saat ini kau masih sulit percaya pada perasaan ku? Aku sudah datang padamu, tapi kamu tak ingin pulang dan kau lebih lebih asik pada orang-orang yang mungkin tak memahamimu. Aku telah meninggalkan semua yang kau benci, demi memintamu kembali, tapi kamu malah pergi tanpa alasan dan penjelasan.
Semoga kepergianmu bukan karna kamu takut pada kesetianku.
Aku kehilangan kamu yang dulu :')
Ketika menyadari kamu tlah berubah, setiap hari aku berusaha mengembalikan kamu yang dulu. mengingatmu pada mimpi-mimpi kita yang dulu, memintamu memahami bagaimana kita dulu pernah saling mencintai, membuatmu paham ada seseorang yang tak ingin diam melihatmumu tiba-tiba menjadi berbeda. Telah tinggalkan semua, Sayang, telah ku lepaskan semuanya, demi kamu yang ku piki akan membahagiakanku.
Kuputuskan saatnya bertemu kamu, walau dalam pesan singkat kamu sudah bilang lelah dengan segala sikapku, bosan dengan segala perjuanganku. Tapi, Sayang, aku ingin kamu tahu, aku baru akan berhenti jika kaujelaskan mengapa kau berubah menjadi begini.
Perempuan mana yang tak kecewa melihat orang yang ia cintai tiba-tiba memilih lari dan pergi tanpa penjelasan? Kamu tahu aku perempuan yang diperbesakan untuk meminta semua penjelasan dari apapun yang kualami dan terjadi. Aku tak bisa menerima kepergianmu dan perpisahan kita seperti perempuan yang di gambarkan di banyak media, yang harus sabar menunggu, yang harus diam menanti. Aku berbeda sayang,
dan kuharap kemampuan memahami kerasnya sikapku ini. Apakah aku terlalu egois untuk tahu alasanmu?
Kukira kita saling jatuh cinta, saat percakapan tengah mlam yang dislipkan dengan beberapa kata sayang dan rindu yang terucap dari bibirmu dan bibirku : ya bibir kita. Kukira kita saling jatuh cinta, saat kau bilang kamu berubah menjadi pria lemah lembut ketika berbicara denganku. Kukira kita saling jatuh cinta, ketika kamu ucapkan kata sayang tanpa memberi status dan kejelasan.
Aku sudah meninggalkan semua, datang padamu, entah dengan cara tolol agar kamu kembali. Aku menginginkan kamu yang dulu, kita yang dulu, yang masih baik-baik saja. Apa aku salah jika aku meminta penjelasanmu atas perubahanmu yang sampai saat ini tak bisa ku pahami? Kenapa sampai saat ini kau masih sulit percaya pada perasaan ku? Aku sudah datang padamu, tapi kamu tak ingin pulang dan kau lebih lebih asik pada orang-orang yang mungkin tak memahamimu. Aku telah meninggalkan semua yang kau benci, demi memintamu kembali, tapi kamu malah pergi tanpa alasan dan penjelasan.
Semoga kepergianmu bukan karna kamu takut pada kesetianku.
Dari sik tukang galau
yang cintanya berkali-kali kauanggap mainan
yang perasaan yang kauhancurkan.
kamu selalu bicara tentang cinta sejati
berjanji sehidup semati
tapi .. entah mengapa kamu selalu datang dan pergi
bahkan seringkali lupa kembali
kapan kau sadar bahwa hanya aku satu satunya yang bisa mencintaimu secara utuh
apa ini yang nama'ny cinta?
Jika kau hanya bisa timbulkan luka :')
#Dwitasari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar